PJB Kupas Tuntas Mengenai Pengelolaan Human Capital di Forum Ke-33 BUMN Marketers Club

Release Berita


Surabaya, 28 September  2016               Press Contact : Dina Permata Shari, Kabid KCSR PT PJB, 031-8283179 ext.130

 

Menghadapi sebuah megaproyek seperti 35000 MW tentunya memberikan tantangan tersendiri bagi PT Pembangkitan Jawa-Bali. Tantangan tersebut bisa berupa pembebasan lahan, proyek pembangunan pembangkit di lokasi, hingga mengenai sumber daya manusia (human capital). Melihat PT PJB yang telah menerima penghargaan di dalam lingkungan Human Capital, Iwan Agung Firstantara selaku Direktur Utama membahas secara penuh tentang pengelolaan human capital  di PT PJB pada forum ke-33 BUMN Marketeers Club Surabaya (28/9) di Lantai 6 Kantor Pusat PT PJB. 

Untuk diketahui sebelumnya forum BUMN Marketeers Club merupakan sebuah acara yang diselenggarakan oleh Marketeers Media Community Mice dan didukung oleh majalah BUMN Insight. Acara ini merupakan wadah bagi tiap perusahaan BUMN untuk saling berdiskusi dan bertukar pendapat mengenai topik tertentu, yang nanti bisa memberikan manfaat bagi perusahaan BUMN tersebut. Forum BUMN Marketeers telah diikuti oleh perusahaan-perusahaan BUMN ternama sepertiBNI, Garuda Indonesia, dan Pertamina. Untuk penyelenggaraan yang ke-33, PT PJB mendapatkan kesempatan untuk menjadi tuan rumah dan menyambut perusahaan-perusahaan BUMN lainnya di dalam forum ini.

Di kesempatan forum kali ini yang dimoderatori oleh Anang Supardi dari MarkPlus, Iwan Agung memberikan paparannya yang berjudul “Pengembangan Human Capital untuk menghadapi proyek 35.000 MW”. Di dalam paparannya, Iwan Agung menjelaskan secara lengkap mengenai strategi-strategi unggulan yang digunakan oleh PT PJB dalam menjawab tantangan terhadap pengelolaan human capital.

Salah satu yang disebutkan adalah melalui program capacity building CSR PJB yaitu Akademi Komunitas, dimana program ini memberikan peluang bagi siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan kuliah secara gratis dan nantinya lulusan terbaik dari Akademi Komunitas memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari anak perusahaan PJB, PJB Services. Dalam sesi tanya jawab pun, Iwan Agung dan Suharto (Direktur SDM) secara terbuka mematahkan stigma mengenai adanya praktik nepotisme dalam perekrutan karyawan baru di perusahaan BUMN. “PJB sebagai bagian dari grup PLN selalu memberlakukan praktik bersih dalam merekrut karyawan baru. Terdapat beberapa tahap yang harus dilewati, dan tahap-tahap tersebut dipantau oleh lembaga-lembaga yang memang profesional di bidangnya. Maka dari itu, saya bisa jamin pengelolaan sumber daya manusia kami dikerjakan dengan profesional.” tegas Suharto. (*)