Perjalanan PJB

  • Go Live SIT ELLIPS ke Versi 8
  • Meraih Sertifikasi ISO 50001 Energy Management System.
  • Meraih Sertifikasi PAS 99 PJB - IMS.
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTA Asahan (IPP), PLTU Balikpapan dan PLTU Banjarsari (IPP).
  • Penyertaan saham pada PLTU Mamuju melalui PT RE
  • CNG  pembangkit terbesar di dunia
  • Kinerja ekselen tertinggi di Indonesia
  • Platinum Award CSR di Indonesia
 
  • Peningkatan skor Baldrige menjadi 600 dengan kategori Emerging Industry Leader.
  • Meraih Platinum Achievement Award (Highest Score) dan Gold
  • Achievement Award (Big Company Criteria) Baldrige Criteria.
  • Meraih Sertifikasi PAS 55 untuk seluruh Unit Pembangkit.
  • Meraih Trusted Company atas pengelolaan Good Corporate Governance (GCG).
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTU Luar Jawa
 
  • Akuisisi aset PLTGU Muara Tawar Blok 3, 4.
  • Meraih Sertifikasi Manajemen Aset PAS 55.
  • Peningkatan skor Baldrige 586 (pindah band menjadi Emerging Industry Leader).
  • Divestasi saham di PT MEPPO - GEN.
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTGU Muara Tawar Blok 5 dan PLTU Tanjung Awar-Awar.
  • Akuisisi saham PT Navigat Innovative Indonesia (NII).
  • Melakukan pengelolaan Manajemen Aset Pembangkitan di pembangkit PLN baik di Sumatera, Kalimantan dan Indonesia Timur.
  • Memiliki bisnis Stockist untuk Critical Part PLTU China
 
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTU Muara Karang Blok 2.
  • Integrasinya sistem manajemen di PJB (PJB IMS).
  • Menerapkan Manajemen Aset PAS 55.
  • Pencapaian skor Baldrige 556 dengan kategori Good Performance
 
  • Penyertaan saham di PT Komipo Pembangkitan Jawa Bali (K - PJB), perusahaan bidang Operations and Maintenance pembangkitan yang mengelola jasa O&M PLTU Tanjung Jati B unit 3 dan 4.
  • Peningkatan tingkat Baldrige dini dengan skor 512.
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTU Paiton Baru dan PLTU Pacitan
 
  • Mengadopsi kriteria Baldrige sebagaipedoman untuk mengukur pencapaian kinerja perusahaan. PJB berada pada level Early Improvement dengan pencapaian skor 396.
  • Mendirikan Unit Bisnis Jasa Operations and Maintenance (UBJOM).
  • Mengelola Operations and Maintenance PLTU Indramayu dan PLTU Rembang
 
  • Skor Baldrige meningkat menjadi 437 (Level Early Improvement).
 
  • Mengintegrasikan konsep AOP dengan tata kelola pembangkitan dan tata kelola pemeliharaan.
  • Mendirikan Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Pembangkit.
  • Menerapkan Manajemen Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi
 
  • Penyertaan saham di PT Bajradaya Sentranusa (BDSN), perusahaan bidang pembangkitan sebagai IPP yang mengembangkan PLTA Asahan I (2 x 90 MW)
 
  • Penyertaan saham di PT Metaepsi Pejebe Power Generation (MEPPO - GEN), perusahaan bidang pembangkitan sebagai Independent Power Producer (IPP) yang mengembangkan PLTU Gunung Megang 2 x 40 MW.
  • Penyertaan saham di PT Bukit Pembangkit Innovative (BPI), perusahaan bidang pembangkitan sebagai IPP yang mengembangkan PLTU Banjarsari 2 x 110MW
 
  • Melakukan set up Asset Optimization Program.
  • Mulai mengimplementasikan Manajemen Aset.
  • Penyertaan saham di PT Sumber Segara Primadaya (S2P), perusahaan yang mengembangkan PLTU Cilacap
 
  • Penyertaan saham di PT Rekadaya Elektrika (RE), perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa Engineering, Procurement & Construction (EPC) untuk industri kelistrikan
 
  • PJB melakukan pergeseran paradigma perusahaan dari operator menjadi entrepreneur.
  • Menerapkan Maintenance Optimization Program (MOP)
 
  • Mendirikan anak perusahaan yang bergerak di bidang jasa Operations and Maintenance pembangkit, yaitu PT PJB Services
 
  • Melakukan pemisahan fungsi pelayanan pemeliharaan internal dan eksternal
 
  • Melakukan restrukturisasi organisasi untuk penguatan O&M
 
  • Mendapatkan pelimpahan aset PLTA Cirata Unit 5-8 & PLTGU Muara Tawar, sehingga total kapasitas PJB menjadi 6.469 MW

  • Menerapkan Sistem Informasi Terpadu (SIT) Mincom Information Management System (MIMS). Ini merupakan yang pertama di Indonesia dalam kategori perusahaan pembangkit listrik

  • Mulai menata sebagai sebuah PerseroanTerbatas

  • PJB berdiri dengan aset berupa enam unit pebangkitan, total kapasitas 6.500 MW.
  • Menetapkan visi dan misi perusahaan.
    Visi
    • Menguasai pangsa pasar di Indonesia.
    • Menjadi perusahaan kelas dunia.
    • Memiliki SDM profesional.
    • Peduli lingkungan.
    Misi
    • Menjadikan PJB sebagai perusahaan publik yang maju dan dinamis dalam bidang pembangkitan tenaga listrik.
    • Memberi hasil terbaik kepada pemegang saham, pegawai, pelanggan, pemasok, pemerintah dan masyarakat.
    • Memenuhi tuntutan pasar.
  • Pengelolaan perusahaan hanya menekankan pada aset fisik.